Monday, April 30, 2018

TEKNOLOGI PENUNDA LAPAR

Hai Sigmainerss
Kali ini kita bakal bahas tentang mesin baru yang ada di kampus kita. Sigmainers pasti udah pada tau kan? Yakali masih gak tau. Tapi iya sih ada yang belum tau. Kalo kamu nih sigmainers, udah tau apa belum ?

Si Penunda Laper Sigmainers nih..
Nih yang belum tau mesin barunya yang mana, siapa tau pada mengira mesin baru itu hanya untuk lab jurusan mesin. Bukan yah Sigmainers. Mesin barunya itu adalah Vending Mechine biru yang pasti setiap hari kalian liat, namanya Blue Pay. Cukup unik yah Sigmainers namanya.

Mungkin emang cocok sih diberi nama Blue Pay. Karena pengoprasiannya itu tidak memakai uang fisik seperti vending mechine biasanya. Tapi Blue Pay ini mengandalkan saldo yang disimpan didalam aplikasi yang disebut Blue Wallet. Walaupun memang untuk mengisi saldonya itu diawali dengan Top-Up menggunakan uang fisik melalui Blue Pay itu sendiri. Dan ketika pembayaran caranya dengan men-scan kode QR yang ditampilkan di layar mesinnya Sigmainers.

Selain untuk membeli makanan dan minuman, Blue Pay ini juga ternyata bisa digunakan untuk membeli voucher listrik nih Sigmainers, dan buat kalian Gamers sejati gak ketinggalan juga di Blue Pay juga bisa beli voucher game loh. Wahh banyak yah kegunaannya.

Walupun dengan segala kelebihan yang dimiliki, tidak serta-merta hal ini menjadikan Blue Pay andalan mahasiswa untuk berbelanja. Koprasi mahasiswa atau yang biasa disebut Kopma masih tetap menjadi primadona mahasiswa." Selama ada Blue Pay di kampus, penjualan di sini(kopma) masih seperti biasa, belum ada perubahan signifikan yang saya rasakan" jelas Koko, sapaan akrab salah satu penjaga kopma. "Mungkin karena mesinnya gak menerima uang receh, makanya mahsiswa masih sering berbelanja disini", tambahnya. Heemmss cukup menarik yah Sigmainers.

Selain Blue Pay ini tidak menerima uang receh, mahasiswa juga merasa mesin ini masih memiliki kendala lain. Misalnya mesin yang terkadang mati, makanan atau minuman yang dibeli tidak keluar atau bahkan kadang mesinnya kosong padahal sudah banyak mahasiswa yang mau menggunakan. Tapi tenang saja, untuk mengatasi masalah mesin yang kosong, petugas refiil yang bertanggunh jawab untuk Blue Pay ini pasti akan mengisi mesinnya. Salah satu petugas yang saya temui yaitu Pak Encep Haerudin berkata bahwa untuk mesin yang kosong itu biasanya diisi pada waktu pagi, siang atau sore. Jadi kalo Sigmainers udah mau beli tapi mesinnya masih kosong, positif thinking aja mungkin barusan habis dan pak Encep-nya belum sempat ngisi. And then kalo masalah mesinnya yang mati walaupun isinya full, tenang aja setiap hari ada SPG-nya kok yang bakal memantau keadaan Blue Pay-nya dan kalo ada masalah teknis, dia yang bakal hubungin petugas yang bersangkutan. Begitu sigmainers.

Perut Sibiru yang di gemari Sigmainers ya!!
Tapi dengan adanya Blue Pay ini, juga mengahdirkan beragam tanggapan di kalangan mahasisawa. Ada yang merasa dimudahkan, ada juga yang menganggap pihak kampus seperti 'menjilat ludah' mereka sendiri. Bukan tanpa alasan ada kalimat seperti ini. Hal ini dijelaskan oleh dua orang mahasiswa yang saya temui. Farid dan Hanif, yang mengungkapkan tanggapan mereka terhadap Blue Pay ini. "Blue Pay ini bisa ada di kampus kita memang menimbulkan adanya kegembiraan dikalangan mahasiswa" tanggap Haniv. "Saya sendiri pernah menggunakan(Blue Pay), dan saya merasa terbantu karena Blue Pay ini letaknya ada di tempat yang sering didatangi oleh mahasiswa" tambahnya.
Tapi berbeda halnya dengan Farid. Ia memiliki tanggapan berbeda mengenai adanya Blue Pay ini. "Saya juga pernah make(Blue Pay), tapi kalo mau dibilang seneng gak juga. Karena sebenarnya mesin ini sudah ada sejak lama di kampus-kampus lain, jadi bisa dibilang kampus kita ini terlambat" jelasnya. Selain itu Farid memperkuat kalimat sebelumnya, ia menganggap bahwa pihak kampus itu telah berlaku curang. Karena ia mengingat di waktu dulu ada beberapa oknum mahasiswa yang melakukan kagiatan penjualan juga di area kampus. Tapi hal tersebut mendapatkan pelarangan keras dari kampus dengan tindakan pengusiran. Sontak dengan adanya Blue Pay ini mengingatkan kembali kepada hal tersebut.

ini ni cara gunainnya :)
Waahh benar-benar banyak tanggapan yah Sigmainers. Ada yang pro ada yang kontra. Kalo menurut guw sih Sigmainers, pihak kampus memutuskan untuk menggunakan Blue Pay dengan tujuan meningkatkan kesejahtraan mahasiswa. Heummsss
Tapi gimana menurut kalian Sigmainers? , so, apapun fasilitas kampus yang disediakan, kita harus tetap menjaganya ya sigmainers. Terlepas, dari baik atau buruknya fasilitas tersebut.













Written By Arinil