MONDAY ZONE

MONDAY 12.00 - 03.00 PM

CULTURE DAY

MONDAY 03.00 - 06.00 PM

YOUR DAY TODAY

MONDAY 07.00 - 09.00 PM

JAMILE

TUESDAY 12.00 - 03.00 PM

GALAG INDO

TUESDAY 03.00 - 06.00 PM

BERLEBIH

TUESDAY 07.00 - 09.00 PM

SIGFOODTER

WEDNESDAY 12.00 - 03.00

GALAG INTER

WEDNESDAY 03.00 - 06.00 PM

SPEAK UP

WEDNESDAY 07.00 - 09.00 PM

TI'N'TI

THURSDAY 12.00 - 03.00 PM

TRAVELLING

THURSDAY 03.00 - 06.00 PM

CHANNEL ISLAMI

THURSDAY 06.00 - 07.00 PM

ANGKER

THURSDAY 07.00 - 09.00 PM

WOMENS DAY

FRIDAY 12.00 - 03.00 PM

KORMA

FRIDAY 03.00 - 06.00 PM

INDIE PLANET

FRIDAY 07.00 - 09.00 PM

SPORTZONE

SATURDAY 12.00 - 03.00 PM

SIGARRET

SATURDAY 03.00 - 06.00 PM

EDM CORNER

SATURDAY 07.00 - 09.00 PM

Friday, September 30, 2016

10 Pahlawan di 30 September



Gerakan 30 september partai komunis Indonesia atau G30 S / PKI,  mengingat sejarah kelam bangsa Indonesia yang di mana para pahlawan dibantai dan habisi di lubang buaya, tak mudah dilupakan dari benak kita semua. Saat itu terjadi pula pemberontakan PKI dengan menculik beberapa petinggi TNI Angkatan Darat pada tahun 1965. Mereka lalu dibantai secara keji di sebuah tempat yang kini dikenal dengan nama Monumen Lubang Buaya.


Ilustrasi pemberantaian lubang buaya.

Gugurnya mereka menjadi tombak perlawanan bangsa ini pada kekejaman PKI. Mereka mendapat gelar Pahlawan Revolusi. Mungkin di antara lo masih ada yang belum mengenal para Pahlawan Revolusi ini. Yuk sigmainers, kenalan dengan mereka sekaligus menambah pengetahuan lo..


  • Jenderal TNI Anumerta Ahmad Yani.

Lahir pada 19 Juni 1922 di Purworejo merupakan komandan TNI AD. Pembunuhan atas dia dilakukan sebab sang jenderal menentang keras keberadaan faham komunis. Ahmad Yani diculik dari kediamannya dan dibantai di Lubang Buaya.


  •  Mayor Jenderal TNI Anumerta Donald Isaac Pandjaitan.

Lahir di Balige, Sumatera Utara. Dia salah satu otak di balik lahirnya TNI. Bersama dengan pemuda lain dia membentuk Tentara Keamanan Rakyat (TKR) cikal bakal TNI. Kematiannya mengenaskan. Sekelompok anggota PKI menyergap ke rumahnya dan membunuh para pelayan serta ajudan. Merasa tahu ajalnya tiba, DI Pandjaitan menemui penyergap itu dengan seragam militer lengkap. Segera dia diberondong peluru dan mayatnya dibawa ke Lubang Buaya.



  •  Brigadir Jenderal TNI Anumerta Katamso Darmokusumo.
Dia lahir di Sragen, 5 Februari 1923. Berbeda dengan dua pahlawan revolusi sebelumnya yang mayatnya dibawa ke Lubang Buaya, Brigjen Katamso saat itu bertugas di Yogyakarta. Dia diculik lalu tubuhnya dipukuli dengan mortar motor, baru dimasukkan ke dalam lubang yang telah disiapkan. Peristiwa ini terjadi di daerah Kentungan. Jenazahnya baru ditemukan beberapa hari kemudian tepatnya 21 Oktober 1965.


  •    Letnan Jenderal TNI Anumerta Mas Tirtodarmo Haryono (MT Haryono)

 lahir di Surabaya pada 20 Januari 1924. Letjen yang paham 3 bahasa asing ini juga diculik dari rumahnya dan dibantai di Lubang Buaya.



  • Letnan Jenderal TNU Anumerta Suprapto
lahir di Purwokerto pada 20 Juni 1920. Dia juga diculik dari rumahnya dan dibantai di Lubang Buaya. Sebelum akhirnya tewas di tangan PKI, dia pernah meredam beberapa pemberontakan PKI di berbagai wilayah seperti Semarang dan Medan.



  • Letnan Jenderal TNI Anumerta Siswondo Parman (S. Parman)
 lahir di Wonosobo, 4 Agustus 1918. Dia merupakan perwira intelijen yang sebenarnya dekat dengan PKI serta mengetahui kegiatan rahasia mereka. Saat ditawari bergabung dengan faham komunis itu, S. Parman menolak. Karena itulah dia masuk daftar target pembunuhan PKI lantaran mengetahui banyak hal. S. Parman dibantai di Lubang Buaya. Otak pembantaiannya yakni kakaknya sendiri Ir. Sakirman yang merupakan petinggi PKI saat itu.



  •  Mayor Jenderal TNI Anumerta Sutoyo Siswomiharjo
lahir di Kebumen, 23 Agustus 1922. Dia juga diculik di rumahnya dan dibantai di Lubang Buaya. Para penculik mengatakan Mayjen Sutoyo dipanggil oleh Presiden Republik Indonesia pertama Ir. Soekarno, tapi ternyata itu bohong.




  • Kolonel Infanteri Anumerta R Sugiyono Mangunwiyoto
lahir di Gunung Kidul, Yogyakarta, 12 Agustus 1926. Dia bersama Brigjen Katamso menjadi korban penculikan PKI di Yogyakarta. Keduanya dikuburkan dalam lubang yang sama dan mayatnya baru ditemukan setelah 20 hari kemudian.


  • Ajun Inspektur Polisi Dua Anumerta Karel Satsuit Tubun (KS Tubun)

merupakan satu-satunya perwira selain TNI yang menjadi korban keganasan PKI. Dia lahir di Maluku Tenggara pada 14 Oktober 1928. Saat peristiwa berlangsung dia merupakan ajudan dari Johanes Leimena. Salah satu menteri di kabinet Soekarno. Nah, pak Leimena ternyata tetangga samping rumah Jenderal Abdul Haris Nasution (A.H Nasution) yang jadi incaran PKI. Saat itu gerombolan PKI mengepung rumah pak Nasution dan didengar oleh KS Tubun. Dia langsung melepas tembakan namun sayang jumlah anggota PKI terlalu banyak, jadilah KS Tubun tewas di tangan mereka namun tidak sampai dibawa ke Lubang Buaya.




  •  Kapten Anumerta Pierre Tendean
merupakan satu-satunya pahlawan revolusi yang tidak punya pangkat jenderal namun keberaniannya sungguh luar biasa. Dia ajudan Jenderal A.H Nasution. Berkat keberaniannya dia berhasil meloloskan atasannya dan mengaku menjadi Nasution. Tendean dibunuh dan dibantai di Lubang Buaya.






Writen by Andrie

Monday, September 5, 2016

Kuliah? Siapa Takut!




Hai Adik-adik semuanya, terutama bagi kamu mahasiswa baru STT-PLN Jakarta 2016. Gimana rasanya PLKMM Pra-Td selama seminggu? Udah pada hitam ya? Atau udah ada yang dapat kakak-kakakan? Hehe. Welcome to ‘Masa Perkuliahan’ yang katanya kita bisa bebas itu lo haha, tapi kamu akan ngerasain banyak hal yang tak terduga dan masa-masa yang berbeda dari Masa SMA kamu. Apa aja sih yang ngebedain Masa Perkuliahan dengan Masa SMA? Check this out!

1.      Gaya Belajar
Ketika kamu masih duduk dibangku SMA pasti kamu akan mendapati guru yang mendatangi kamu ke kelas, berbeda halnya dengan itu ketika Kuliah kamu akan menunggu diruang kelas dan menunggu dosen. Tetap metode belajarnya mungkin mirip. Biasanya di kampus dosen itu lebih cuek daripada guru. Biasanya dosen bodo amat mahasiswanya akan nyatet atau nggak. It’s all depends on you guys buat jadi mahasiswa yang seperti apa didepan dosen kamu.



Cara berteman
Di dunia perkuliahan kamu akan dihadapkan dengan berbagai macam teman yang beda latar belakang, biasanya dikampus kita juga mostly adalaha anak-anak dari berbagai daerah di Indonesia, hayo udah belajar bahasa apa aja selama PLKMM Pra TD kemaren? Selama masa-masa awal maba kamu akan sering mendengar pertanyaan seperti “Asalnya dari mana?” “Jurusan apa?” dan modus-modus lainnya kiki. Tapi seiring berjalannya waktu kamu akan menemukan teman yang kamu comfortable with dan ada beberapa istilah kelompok pertemanan mahasiswa yakni yang pertama Mahasiswa Kura-Kura, ini adalah mereka yang punya organitation oriented dan punya ambisi untuk jadi pejabat pejabat kampus, mereka biasanya sering kamu temui dikampus, terus mereka juga sering banget rapat makanya dibilang Kura-Kura (Kuliah Rapat Kuliah Rapat). Second ada mahasiswa yang hobbynya foya foya, biasanya anak-anak orang kaya atau ciwi ciwi hitz kampus yang uang -hariannya sampe 1 jutaan (Sett) haha. Terus terakhir ada anak-anak yang study oriented banget yang kerjaannya hanya kuliah kuliah kuliah dan gabut tidur dikos, malem belajar dikos mereka terkenal dengan sebutan Kupu-Kupu (Kuliah – Pulang Kuliah Pulang). So find out kamu mau jadi orang yang dikenal seperti apa diperkuliahan dan masuklah organisasi yang mampu membuat kamu nyaman, Sigma Radio mungkin salah satunya hehe



3.      Tugas dan Nilainya
Ketika SMA mungkin kamu sudah sering mengeluh mengenai tugas tugas-tuga syang diberikan oleh Guru kamu, oopss jangan salah kuliah adalah tempat yang paling indah untuk tugas-tugas dan laporan. Yep! Apalagi buat kita-kita anak teknik ini, laporan bisa tebal-tebal banget dan membuat jari kamu keriting. Nah sebelum masuk ke lab hadapi minggu awal perkuliahan dengan baik ya guys nanti kalau udah mulai masuk lab energi kita akan sangat terkuras.

At last, kuliah maybe totally different sama SMA tapi nikmatilah fase ini akan segera berakhir juga. 4 tahun it’s not too long guys dan jangan sampai kamu menyia-nyiakan da tidak berbuat apa-apa selama kamu di kuliah, penyesalan akan selalu datang terakhir. Gmoorning you all J