Sunday, August 31, 2014

Ikut Organisasi Kampus? Siapa takut?!




Wah..tahun ajaran baru, udah naik tingkat kuliah, pastinya tugas dan kegiatan baru dikampus bakal banyak. Mulai dari kegiatan penyambutan mahasiswa baru, pelatihan di tiap jurusan dan juga kegiatan UKM.Banyak dari mahasiswa saat ini terbagi dalam 2 jenis, yang pertama sebagai yang Kuliah – Rapat sehingga kadang mengesampingkan perkuliahan dan yang kedua Kuliah – Pulang, tanpa terlibat dengan kegiatan di kampus maupun diluar kampus. Memang dalam 2 hal ini tiap mahasiswa berhak memilih akan menjadi tipe mahasiswa yang seperti apa. Akan tetapi perlu diketahui, manfaat ikut kegiatan organisasi juga banyak loh!
Dari banyak kegiatan berorganisasi kita dilatih untuk pengembangan diri dan bersosialisasi lebih baik. Mungkin ada beberapa alas an yang membuat mahasiswa tidak memilih mengikuti kegiatan dikampus seperti, bekerja paruh waktu atau pun memiliki urusan lain, namun yang beralasan malas karena takut gak bisa atur waktu…. here we go kita bakal kasih tipsnya!
1.    Skala prioritas Kepentingan.
Dalam menejemen waktu kita harus selalu bisa mendahulukan keperluan yang paling penting dalam skala teratas, termasuk juga dalam hal urusan organisasi. Misalkan kita dihadapkan pada 2 kegiatan penting yang pertama adalah kuliah rutin pada pukul 1 siang, sedangkan diwaktu yang bersamaan ada rapat  dan sigmainers menjadi ketua acara.
Untuk kasus seperti ini, karena menjadi mahasiswa tuhas utamanya adalah menuntut ilmu, maka kuliah teta berada di skala utama.Masalah rapat bisa kita atur dengan menyerahkan kepada wakil dengan memberi point penting yang harus dilaksanakan dalam rapat.Dengan begitu 2 hal tadi tetap bisa berjalan.
2.    Manfaatkan waktu luang sebaik mungkin
Waktu luang disore hari dari sepulang kuliah ataupun waktu malam hari sebelum tidur merupakan waktu yang baik untuk sekedar mereview tugas dan kuliah yang disampaikan oleh dosen.pada dasarnya waktu luang yang bisa kita manfaatkan untuk diselingi mengerjakan tugas pasti ada. Hanya saja orang cenderung tidak menyadari bahwa itu adalah waktu luang yag bermanfaat.
3.    Tidak Menunda Pekerjaan
Tumpukan tugas dari dosen sebenarnya tidak aka nada kalau kita selalu meyegerakan untuk mengerjakan.Awalnya kita berpikir 3 soal yang ditunda pengerjaannya karena sedikit dan mudah tidk apa-apa, padahal tanpa disadari tiap harinya da tugas yang didaat dari dosen. Dari 3 soal bisa berlipat jadi 15 karena selalu ditunda!
Untuk praktikum wajib sigmainers bisa menyambi untuk mempelajarinya saat weekend.selagi santai di kost bacalah modul yang akan dipraktikan, dengan metode yang kalian temukan sendiri saat belajar mengulang materi sehari 3 kali saat akhir pecan tentu sangat membantu loh!
4.    Belajar ke senior atau teman
yang satu ini bisa kita dapat dari kenalan-kenalan kita saat dikampus. Para senior tentunya  sudah mengalami banyak hal sebelum kita, oleh karena itu tidak ada salahnya belajar dari mereka. Tips trik dalam mengadapi tugas, dosen serta memilih organisasi bisa kamu dapatkan dengan baik.Teman satu angkatan juga bisa menjadi rujukan saat menghadapi hal pelik.Bahkan jika kita beruntung, kita bisa banyak dapat banyak materi untuk kuliah ataupun buku-buku yang penting untuk masa perkulliahan, yang pastinya bisa membantu banyak.
5.    Sediakan Buku kecil untuk jadwal kegiatan.
Buku kecil atau Note bisa membantu kalian untuk memudahkan mengingat kegiatan apa saja yang ada dalam sepekan. dengan begitu, akan memperkecil kemungkinan jadal bertubrukan. Hal ini juga mebiasakan kita untuk rapi dalam menata hal-hal penting.Karena pada dasarnya suatu yang baik itu timbul dari kebasaan yang baik.
Jadi gimana?masih takut untuk menggali potensi diri dan menambah wawasan dalam organisasi ? Selagi masih muda manfaatkan waktu kita untuk sesuatu yang bermanfaat untuk diri dan bangsa.Sebagaimana dalam sebuah biografi B.J Habibie berpesan “Menjadi pemuda unggulan pembangun negeri adalah dengan meningkatkan disiplin dan prouktivitas belajar dan berada di garis depan dalam penguasaan IPTEK dalam bidangnya masing –masing”.– Habibi Tak boleh menyerah dan Kalah, Fahmy Casova.



-Tim Redaksi Sigma Radio-