MORNING LITE

MONDAY - SATURDAY 10.00 - 12.00 PM

SOLAR

MONDAY - SATURDAY 12.00 - 03.00 PM

MONDAY ZONE

MONDAY 03.00 - 06.00 PM

BERLEBIH

TUESDAY 03.00 - 06.00 PM

SPEAK UP

WENESDAY 03.00 - 06.00 PM

YOUR DAY TODAY

THURSDAY 03.00 - 06.00 PM

BRO N SIS

FRIDAY 03.00 - 06.00

MUSIC LIST

FRIDAY 03.00 - 06.00 PM

Thursday, November 22, 2018

LIMAN CUP! IJO AGEMU!

            Halo Sigmainers, gimana kabar kalian hari ini? Pasti baik-baik aja dong yah. Yap seperti gue yang semangat banget mau ceritain ke kalian keseruan event Liman Cup 2018 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Lampung atau yg biasa disingkat Himala. Kalian pada nonton gak kemarin sambil nyemangatin himda himda kalian? Atau enggak kalian dari Himala yang jadi panitianya? Hmmm yuk chat di chatbox kita keseruan yang kalian rasakan atau dm langsung ke ig kita @sigmaradiojkt


         Ngomong-ngomong tentang Liman Cup nih, tahun ini merupakan tahun kedua dilaksanakannya Liman Cup setelah penyelenggaraan perdananya di tahun 2017 kemarin. Mungkin Sigmainers pada penasaran nih, kenapa sih namanya Liman Cup? Kenapa enggak Himala Cup aja atau apa gitu? Nah fyi nih Liman itu sendiri memiliki arti gajah, dimana di Lampung terkenal dengan gajahnya. Dan untuk Cup sendiri untuk menggambatkan kalo acaranya ini merupakan acara pertandingan futsal Sigmainers bukan berarti akan dapat cangkir yah sebagai hadiahnya kalo menang hehehe. 

      Untuk tahun ini Liman Cup menyuarakan jargon "Ijo Agemu" yang berasal dari Bahasa Lampung. Arti dari jargon ini sendiri yaitu "Ini mau kamu" yang menurut Ketuplaknya, Amru, dengan jargon ini akan lebih menambah semangat para pesarta yang ikut bertanding untuk meraih keinginan mereka yaitu meraih kemenangan. 

ini dia sigmainers! ketua pelaksana Liman Cup #2

Upacara pembukaan nihh!
            Seperti yang udah gue omongin sebelumnya kalau Liman Cup ini sudah dilaksanakan dua kali, karena event ini sendiri memang merupakan event tahunan dari Himala yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar himda yang ada di STT-PLN dan juga internal dari Himala itu sendiri. Cukup ampuh memang Liman Cup ini dalam mewujudkan keinginan untuk mempererat lagi hubungan antar Himda, buktinya event ini diikuti oleh 16 Himda yang ada di STT-PLN. Wahhh banyak juga yah yang ikut berpartisipasi, tapi dari 16 itu belum semua Himda yang ikut Sigmainers hanya saja ada Himda yang mengikutkan lebih dari satu tim seperti Somba dan Himami misalnya.

          Dari ke-16 tim yang ikut berpartisipasi, mereka dibagi ke dalam 4 grup yang berlaga mulai dari tanggal 7 November 2018 sampai dengan Final Match di hari Sabtu kemarin tanggal 17 November 2018. Waahh cukup lama juga yah Sigmainers Liman Cup ini berlangsung. Dan setiap harinya event ini selalu ramai didatangi oleh penonton dari himda-himda yang berlaga. Karena selain menyiapkan hadiah untuk pemenang dari turnamen futsal, panitia juga menyiapkan hadiah yang menarik untuk Best Supporter. Makanya pertandingannya berlangsung meriah setiap harinya.

              Hari pertama di tanggal 7 November dimenangkan oleh Himami atas Himanad, Himaja atas Himabok, Somba 1 atas Semari, Siginjai atas Himala, Permata Papua atas Himasri, dan Ilagaligo atas Tambora. 

           Pertandangin selanjutnya tidak kalah seru nih Sigmainers. Yang berlaga pun memberikan permainan yang maksimal yang akhirnya dimenangkan oleh Ilagaligo atas Somba 2, Himami 1 atas Tambora, Khatulistiwa atas Himasri, Himaja atas Himami 2 dan skor seri untuk Pattimura melawan Permata Papua dan Siginjai melawan Semari.

          Berlanjut ke grup selanjutnya turnamen futsal Liman Cup yang berlangsung di tanggal 11 November 2018 dimenangkan oleh Permata Papua atas Khatulistiwa, Pattimura atas Himasri, Somba 1 atas Himala, Himami 1 atas Somba 2, dan Ilagaligo atas Himami 2. 

              Setelah perjalanan yang cukup panjang caelahhh, tim yang berhasil sampai ke babak 8 besar adalah Himaja, Somba 1, Ilagaligo, Pattimura, Siginjai, Himami 1, Permata Papua, dan Himami 2, yang berlaga pada hari rabu tanggal 14 November 2018.

       Tiba saatnya di tanggal 17 November 2017, pertandingan untuk menentukan tim mana yang akan melaju ke babak final. Dengan mempertandingkan Himaja melawan Ilagaligo yang akhirnya dimenangkan oleh Ilagaligo dan Siginjai melawan Himami 2 yang dimenangkan oleh Himami 2. 

       Wahh semakin menegangkan nih Sigmainers, pasalnya di Final Match mempertemukan Ilagaligo dan Himami 2. Dimana kita tau sendiri kedua tim ini sudah tidak diragukan lagi kemampuannnya. Eitss sebelum melanjutkan ke laga final panitia Liman Cup 2018 memeberikan hiburan yang sangat seru yaitu dance performance oleh penari-penari cantik yang cukup mengembalikan semangat para pemain dan penonton nih. Tidak cuma itu panitia juga memberika Flash Mob Performence yang menambah kemeriahan laga Final Liman Cup malam itu. 

          Tibalah saatnya Final Match yang berlangsung di hari itu juga tepatnya pada pukul 18.00 WIB berjalan sangat sengit dimana Himami 2 yang terus melancarkan serangan ke tim lawan. Walaupun pertahanan dari Ilagaligo cukup kuat ternyata tidak mampu menghindarkan kemenangan Himami 2 dengan skor akhir 4-2. Berbeda halnya dengan laga yang dimainkan oleh Himaja melawan Siginjai untuk memperebutkan posisi ketiga yang akhirnya diraih oleh Siginjai atas kemenangannya dengan adu pinalti.
Para pemenang!
             Wahh berakhir sudah turnamen Futsal Liman Cup 2018, dengan hasil akhir Himami 2 sebagai pemenang di posisi pertama diikuti oleh Ilagaligo dan Siginjai. Turnamen Futsal Liman Cup 2018 ini busa berlangsung sangat meriah dan sukses pastinya tidak luput dari kerja keras 80 orang pantia yang tidak kenal lelah siang-malam mempersiapkan event ini untuk memberikan kesempatan pemain-pemain dari Himda mengembangkan bakatnya dan mempererat tali silaturahmi satu sama lain. Ketua pelaksana yang sempat diwawancarai pada pembukaan Liman Cup 2018 mengungkapkan perasaan senangnya atas dapat terlaksananya event ini dan ia juga berharap bahwa event ini tidak hanya terlaksana sampai saat ini tapi dapat berlangsung sampai dengan Liman Cup-Liman Cup selanjutnya. 

              Mungkin itu dulu yang bisa gue sampein ke kalian tentang keseruan Liman Cup tahun ini. Nantikan Liman Cup selanjutnya. See youu...

LIMANCUP!!  IJO AGEMU!
HIMALA!! JAYA!!

Written By : Arin 
Pict By : Arin









Wednesday, November 21, 2018

Hati – hati buat kamu yang suka melakukan “Body Shaming” ini ancamannya!!

          Halohaaa Sigmainerss, Pernah ga sih kamu mendapatkan komentar negatif body shaming (bentuk fisik) di media sosial atau bahkan dimuka umum, hmm atau barangkali kamu pernah melontarkan komentar ini kepada orang lain? Jika pernah melakukannya, sebaiknya hentikan sekarang juga yaa Sigmainers ! Yups, buat yang tanya kenapa? Ataupun yang belum tau nih apa itu Body Shaming, berdasarkan definisi dari Oxford Living Dictionary secara sederhana body shaming merupakan bentuk dari tindakan mengejek atau menghina dengan mengomentari fisik (bentuk maupun ukuran tubuh) dan penampilan seseorang. Waduhh ini tidak patut dicontoh yaa Sigmainerss. Nonono!!

                          
          Jadi buat yang penasaran, ternyata sekarang tidak perlu khawatir lagi loh bagi kamu yang menjadi korban Body Shaming nih, karena hal tersebut merupakan salah satu pelanggaran yang pelakunya dapat dijerat dengan undang-undang. Perbuatan body shaming atau penghinaan fisik di media sosial maupun ruang publik disebut dapat dilaporkan ke kepolisian dan dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Tranksaksi Elektronik (UU ITE) maupun delik pidana umum. Tuh Sigmainers, jangan takut untuk melaporkan hal – hal yang dapat merugikan diri sendiri selama kamu benar dan sesuai dengan undang-undang dong pastinyaa.

                         

             Oiyaa ga hanya itu Sigmainers , menurut Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Adi Deriyan mengatakan korban body shaming boleh melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian. Dengan ketentuan laporan tersebut dapat diterima jika bentuk dari perkataan yang dianggap mengandung unsur body shaming tersebut mengandung unsur penghinaan, menjatuhkan harkat dan martabat, serta diketahui oleh orang banyak. 

                Nah tuh, diinget-inget yaa Sigmainerss. Ia juga menyebut kata-kata yang dinilai menghina atau masuk dalam kategori body shaming merupakan perkataan yang bisa menyakiti orang lain dan mengganggu serta membuat korban merasa tidak nyaman. Jika body shaming terjadi melalui media sosial, Adi menyebut itu bisa dijerat dengan Pasal 27 ayat 3 Juncto Pasal 45 ayat 3 UU ITE. Jika body shaming terjadi di muka publik dan diketahui oleh orang banyak, itu dapat dijerat dengan pidana umum. 

               Adapun bunyi undang-undang lain yang dapat menjerat pelaku Body Shaming yaitu Pasal 27 ayat 3 Juncto Pasal 45 ayat 3 UU ITE berbunyi, "Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik." dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 750 juta.[2] Ketentuan ini merupakan delik aduan. 

           Hayoloh, masih mau melakukan tindakan Body Shaming? Yups Stop dari Sekarang yaa, jangan sampai hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Ga sampai disitu aja nih Sigmainers, ternyata tindakan Body Shaming juga dapat dipidana dengan pasal penghinaan , tapi apabila korban merasa terhina dan melakukan aduan serta pelaku memenuhi seluruh unsur pidana dan telah melalui proses peradilan pidana. Wow, jadi banyak undang-undang yang bisa menjerat pelaku nih sigmainers, apalagi jika semua yang dituduhkan sesuai dengan undang-undang yang ada. 

          Jadi lebih berhati-hati lagi ya Sigmainers, jangan asal melakukan tindakan yang dapat dikatakan sebagai Body Shaming loh! Pengaduan oleh korban penghinaan di media sosial dapat dilakukan melalui Layanan Aduan Konten Kementerian Komunikasi dan Informatika. Di samping itu, secara hukum, seseorang yang merasa dihina dapat melakukan upaya pengaduan kepada aparat penegak hukum setempat. Tentunya sesuai dengan prosedure yang ada yaa. Yuk jadilah warga negara yang baik dan taat aturan, sehingga tidak ada lagi korban Body Shaming maupun pelaku yang semoga dengan adanya ini dapat disadarkan atas tindakannya yang dapat menyakiti orang lain sigmainers. Stay tune terus di web kita ya di www.sigmaradiosttpln.com 

 Written By : Ache 
 Pict By : Google

STT PLN! Gita Pracalita Borong Emas Lagi!

                Waihh! Ini dia sigmainers! Lagi – lagi satu – satunya Paduan Suara Mahasiswa STT PLN menorehkan prestasi yang amat membanggakan di kancah International di negeri Jirann malaysia. Berangkat dengan tekad yang kuat dan semangat! Berproses sekian lama untuk terus berlatih dan mengumpulkan pundi – pundi rupiah untuk membiayai selama mereka berlomba. Sigmainers, Sigma Radio memberikan apresiasi yang sebesar – besarnya kepada PSM Gita Pracalita yang tetap semangat untuk terus memberikan yang terbaik untuk Kampus STT PLN dan Negara Republik Indonesia.

              Pulang terhormat ke Tanah Air dengan berhasil membawa prestasi dengan 4 kategori sekligus nih sigmainers, yakni : a. The Winner pada Kategori Equal Voice Male b. Gold Medal untuk Kategori Mix Youth ‘ c. Gold Medal Kategori Equal Voice Male d. Silver Medal untuk Kategori Folklore Wahhh, banyak sekali ya sigmainers prestasi yang mampu diraih Oleh Gita Pracalita. Senang dan haru pastinya bbercampur saat closing ceremony sekaligus terjadi malam itu saat pengumuman. 

                Lokasi Sentul Park, di Gedung The Kuala Lumpur Perfoming Art Center menjadi saksi bisu air mata dan senyum bahagia kami. Akhirnya! Ya ini lah hasilnya! Sebuah proses benar – benar tidak mengkhianati hasil yang ada. Gita Pracalita yakin kekuatan do’a dari keluarga dan orang tersayang yang ada di Indonesia dan dimanapun berada juga turut andil dalam keberhasilan mereka ini. Kegiatan ini berlangsung mulai taggal 7 – 12 vember 2018. Selama tinggal disana tim Paduan Suara Mahasiswa Gita Pracalita atau biasa disingjat GP menginap di hotel Dinasti pusat Kota Kuala Lumpur , sambil terus berlatih untuk persiapan lomba, tak lupa mereka pun menggunakan kesempatan untuk bertukar pikiran dan bertukar pengalaman dan sharing - sharing dengan mengikuti Choral Exchange dari Firdaus Choir, salah satu kampus yang berda di daerah Semarang, Jawa Tengah.


Ini dia sigmainers piala dan raut wajah membahagiakan dari GP saat selesai Awarding

          Hari kedua keesokannya dibuka dengan kategori lomba equale voice female yang menampilkan lagu angle dei las amarilas dan folklore membawaka lagu daerah dari Aceh Bungong Jeump dan Cikala le pong pong dari Sumatera Utara dengan pakaian kombinasi antara kain songket dan Ulos yang indah dan menawan. Dan pastinya mampu membuat para juri berdecak kagum, bia kebayang doong ya sigmainers betapa megahnya dan epiknya penampilan dari GP saat itu.

                 Hari berikutnya GP mengikuti kategori yang sangat berkelas dalam dalam kategori paduan suara yakni mixyouth. Lagi – lagi juri dengan wajah sumringah tidak kecewa dengan penampilan GP yang sangat totalitas dan penuh performa. Wajah cantikdan ganteng terukir di wajah masing – masing para anggota GP. Tak lupa pula si Ketua Umum GP yakni Merliani Lestari Sapan, serta pelatih GP yang selalu memberikan ilmu, semangat dan terus mendukung GP, kakak manis dan cantik bernama Kak Janet Larasati Widianingrum. 

             Ini dia nih sigmainers! dihari berikutnya ada Closing ceremony dan awarding time yang paling ditunggu – tunggu tadi. Syukur alhamdulillah banyak mendapatkan predikat juara. Tak lupa terimakasih untuk ketua lomba yakni Anggi Pindo Winata yang telah berhasil membawa sekita 48 orang mahasiswa, pelatih, dan 2 orang official, tak lupa pula dosen terbaik yang selalu siap ikut dan mendukung GP yakni Pak Andi Makkulau. Tak lupa pula selesai perlombaan para anggota GP singgah membeli oleh – oleh di daerah Petaling, Malaysia dan jalan – jalan ke Batu Caves serta KLCC menara Twin Tower. Lihat keseruan GP saat jalan - jalan yuk!

GP di Twin Tower, seruuu sekaliii!
                         
               Terimakasih untuk segala pihak yang terlibat, baik itu dukungan berupa do’a, semangat dan bantuan moril, terimakasih kepada pihak kampus STT PLN dan seluruh mahasiswa yang sudah terus support Gita Pracalita. Sigmainers! Kita doakan bersama – sama semoga Gita Pracalita selalu mengukir prestasi terbaiknya diajang Nasional maupun Internasional seperti di Malaysian Choral Eistedfood 2018 di Kuala Lumpur Malaysia. Gita Pracalita tiba di Indonesia pada pukul 2 dini hari tanggal 13 November. Malam yang membahagiakan nih sigmainers!


Yeyeyelalalalalala uhuy! Congratulations!
                       
    
             Sampai jumpa di artikel berikiutnya sigmainers! Tetap dukung Sigma Radio ya! Dan janga lupa untuk terus dengerin Sigma Radio di www.sigmaradiosttpln.com setiap senin – sabtu mulai jam 10 am – 6 pm. Babhayy everybody! 

 Written By : Tyas 
 Pict By : Gita Pracalita